Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

Hemodialisa


Dialisis merupakan salah satu jenis terapi pengganti fungsi ginjal (renal replacement therapy) yang tersedia bagi pasien yang mengalami penurunan fungsi ginjal atau Penyakit Ginjal Kronik stage 5. RS Margono Soekarjomenyediakan  2 jenis terapi pengganti fungsi ginjal meliputi Hemodialysis dan Peritoneal Dialysis. Pelayanan Hemodialis bertempat di 2 kampus yaitu kampus jalan dr Gumbreg dan Paviliun Abiyasa jalan dr Angka.

Pelayanan Hemodialisis RSMS meliputi :

  1. Hemodialysis kronik.
  2. Sequential Ultra Filtration Hemodialysis (SQUF HD).
  3. Sustained low Efficiency Dialysis (SLED)
  4. Paediatric Hemodialysis.
  5. Profiling Hemodialysis
  6. Travelling Dialysis

Pelayanan kami berfokuspada pasien (Patient Centered Care) dimana kami mendorong keterlibatan pasien dan keluarga dalam perawatannya. 
Saat ini Pelayanan hemodialisis kami dilengkapi dengan 30 mesin Hemodialisis terkini. Pelayanan kami mencakup  penduduk Jawa Tengah bagian barat dengan jumlah prosedur hingga di atas 14.500 tindakan HD per tahun. Setiap bulan kami melayani pasien yang membutuhkan Hemodialisis baik rawat Inap maupun rawat jalan hingga diatas 200 pasien.

Peritoneal Dialysis

Terapi Pengganti Fungsi Ginjal yang kami sediakan adalah Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).Program inidimulai sejak tahun 2005 ketika pertama kalinya saat itu RS Margono bekerja sama dengan salah satu rumah sakit ternama di Jakarta melakukan pemasangan tenkoff catheter pada pasien CKD. Semenjak itu pelayanan CAPD terus berkembang hingga sekarang. Saat ini 12,5% pasien dengan penyakit ginjal kronik terminal di RS Margono memilih untuk menggunakan terapi pengganti ginjal.
Peritoneal Dialysis tidak hanya menawarkan sebuah alternatif modalitas bagi pasien penyakit ginjal kronik namun juga memberikan berbagai keuntungan dan kebebasan sebagai salah satu jenis home based terapi serta outcome yang relatif lebih baik dibanding HD di Indonesia. Sebuah terobosanyang signifikan bagi pasien yang tidak cocok dengan modalitas hemodialisis, atau pasien yang juga memilki penyakit pembuluh darah koroner untuk memperpanjang fungsi ginjalnya.
            Saat ini kami menawarkan pasien dengan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) yang sudah menggunakan twin bag system dimana telah mengurangi angka infeksi yang sangat signifikan disbanding dengan system CAPD single bag di awal dulu. Pelayanan CAPDmerupakan sebuah  solusi yang mengandalkan proses edukasi dan keterlibatan pasien. Tidaj hanya saat menjadi pasien CAPD pertama kalinya namun seterusnya. CAPD merupakan sebuah modalitas multi disiplin. Pasien akan menerima konsultasi dari dokter, perawat dan ahli gizi. Namun sebagian besar konseling dan edukasi akan dilakukan oleh perawat PD kami.

Sejarah Dialisis RSMS

Pelayanan kesehatan ginjal di RSMS sudah berkembang sejak cukup lama semenjak masih menempati kampus RSU Purwokerto tepatnya di ruang G dan ruang M. Melintas balik di era 80 an ketika itu pasien dengan penurunan fungsi ginjal tahap akhir mendapatkan penanganan dengan  conventional peritoneal dialysis, pasien dipasang catheter di rongga peritoneum sebagai media penghantaran cairan dialysis. Pada saat itu perawat harus menghangatkan cairan dialisat dengan cara “direbus” hingga mencapai suhu yang diharapkan baru kemudian di masukkan ke rongga peritoneum pasien. Kondisi pasien biasanya akan membaik dalam beberapa hari hingga pasien pulang ke rumah. Masalah akan muncul kemudian karena dalam beberapa hari akumulasi sampah metabolit sudah harus dikeluarkan lagi sehingga pasien harus bolak balik ke rumah sakit. Pada saat itu outcome pasien dengan penurunan ginjal tahap akhir tidak sebaik seperti sekarang ini.
Untuk mendapatkan terapi pengganti yang lebih baik dan permanen pasien harus dirujuk ke kota besar. Hal tersebut menjadikan manajemen dan professional kesehatan yang terkait mulai berpikir untuk mengadakan mesin hemodialisis sebagai pengganti PD konvensional
 Tahun 1995 di saat RSMS berpindah lokasi ke jalan dr Gumbreg no 1 Berkoh (kampus sekarang ini) melalui proses yang cukup rumit RSMS sudah melengkapi pelayanan ginjalnya dengan 2 mesin Hemodialisis. Dengan memulai 2 mesin hemodialisis saat itu Pelayanan ginjal di RSMS terus berkembang dan menjadi salah satu penyedia pelayanan ginjal terbesar di Jawa Tengah hingga sekarang dengan cakupan wilayah Jawa tengah Barat bahkan Jawa Barat bagian timur selatan.  

 

Pencarian Berita

Arsip Berita