Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

In House Trainning (IHT) Dokumen Akreditasi

Posted on 01 Mei 2014 11:27:20


Purwokerto. Salah satu eleman penilaian dalam akreditasi RS versi 2012 adalah telusur dokumen. Untuk itu dalam rangka persiapan akreditasi RS versi 2012 RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) mengadakan In House Tainning (IHT) dokumen akreditasi yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 28 April s/d 30 April 2014. Bertempat di Aula 2 RSMS, dr. Lilijani, MMR  selaku Wakil Direktur Pelayanan dan Kerjasama dalam sambutannya menyampaikan bahwa akreditasi RS Versi 2012 berfokus pada pasien, kuat dalam proses output-outcome, dan kuat dalam implementasi serta melibatkan seluruh petugas. Terkait dengan hal tersebut diharapkan seluruh petugas ataupun unit kerja dari depan sampai belakang harus saling berkaitan.

Kegiatan IHT dokumen akreditasi ini merupakan kelanjutan dari jadwal kegiatan-kegiatan RSMS dalam rangka persiapan akreditasi. Menurut Edy Purnomo, S.Pd, S.Kep selaku ketua Tim Akreditasi RSMS, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mereview atau merevisi dokumen 2010 yang sudah ada sesuai ketentuan akreditasi RS versi 2012, atau melengkapi yang belum ada dan harapannya setiap unit kerja harus mengetahui bentuk aplikasi dan budaya kerja akreditasi versi 2012. Dengan target 3 (tiga) minggu setelah IHT, tim akreditasi berharap semua dokumen regulasi selesai sehingga rencananya bulan Mei atau Agustus masuk tahap bimbingan dari Tim KARS.
Peserta yang ikut dalam kegiatan ini berjumlah 73 orang yang masing-masing terdiri dari 3 orang mewakili dari setiap Pokja Akreditasi dan 1 orang dari masing-masing unit kerja atau instalasi. Meski dibimbing oleh surveyor internal (dr.Abdillah Nur P, dr. Veronica Dwi W, Edy Purnomo, S.Pd, S.Kep, Muniroh, S.Pd, S.Kep.Ns, Kholik Al Amin, S.Si, MM, dan Agus Prastowo, SST, MKes) dan berlangsung dari jam 08.00 WIB s/d 16.00 WIB selama 3 hari berturut-turut, namun semua peserta tampak antusias untuk mengerjakan dokumen akreditasi yang dibutuhkan. Apalagi mengingat kegiatan petugas yang sangat sibuk melayani pasien jika harus mengerjakan ketika jam kerja, sehingga peserta betul-betul memanfaatkan kegiatan ini dan fokus mengerjakan kelengkapan dokumen akreditasi.  
Di hari terakhir IHT dokumen akreditasi, semua peserta mempresentasikan hasil dokumen yang sudah ada, sudah dikerjakan dan yang belum dikerjakan serta salah satu contoh bentuk Kebijakan atau SPO atau Panduan dari setiap Pokja. Dan ternyata sebagian besar menyatakan bahwa  60-70% dokumen yang ada adalah yang dikerjakan selama kegiatan IHT berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini cukup efektif sesuai dengan target yang diharapkan.


Komentar Berita.

Belum ada komentar.

Pencarian Berita

Arsip Berita