Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

RIRS (Retrograde Intrarena Surgery) RSMS

Posted on 24 Mei 2017 11:41:43


RSMS sebagai rumah sakti rujukan regional telah mengoperasikan alat baru pada hari sabtu tanggal 20 Mei 2017 untuk penyembuhan penyakit saluran kencing tanpa operasi metode Retrograde Intrarena Surgery ( RIRS ). Kegiatan tersebut diawali dengan workshop RIRS dengan narasumber dan Mentor dr Boyke Soebhali, SpU yang dihadiri oleh urolog se Jawa Tengah dan Barlingmascakep. Direktur RSMS menjelaskan bahwa RIRS untuk saat ini adalah teknologi yang paling maju dalam dunia kedokteran,baik prosedur untuk diagnostik maupun penanganan hingga ke dalam ginjal dengan didukung oleh Dokter Spesialis Urologi yaitu dr. Tri Budiyanto dan dr. Karinda Trihayu.

Secara keseluruhan, prevalensi batu ginjal sekitar 6-9% pada pria dan 3-4% pada wanita. Penelitian terbaru menunjukkan prevalensi dan insiden batu ginjal terus meningkat di seluruh dunia. Perubahan diet dan iklim memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan dan insiden batu ginjal Retrograde Intrarena Surgery ( RIRS ) adalah sebuah prosedur, baik untuk diagnostic maupun operasi, hingga kedalam ginjla. Untuk prosedur ini, DOKTER TIDAK MEMERLUKAN SAYATAN, karena alat  RIRS (Telescope) yang digunakan akan masuk melalui lubang alami tubuh ( Natural Orifice ). Pada alat RIRS (Telesscope) ini sudah dilengkap dengan working channel, sehingga instrumennya dapat masuk melalui portal yang sama dengan telescope.

Perkembangan teknologi dan tehnik operasi dalam dunia minimal invasive surgery, membuat tindakan operasi dilakukan tanpa membuat SAYATAN di tubuh pasien. Untuk melakukan tindakan operasi memanfaatkan lubang alami tubuh Telescope RIRS yang dimasukkan lewat lubang alami saluran kencing bias menjangkau ke seluruh bagian ginjal

Dalam prosedur RIRS ( Scope) dimasukkan melalui Urethra ( Lubang untuk berkemih ) kedalam kandung kemih ( Buli ), kemudian masuk ke ureter malaui lubang ureter, menuju bagian ginjal yang berfungsi untuk urine-collecting, telescope diarahkan secara mundur pada upper track hingga mencapai ginjal ( intrarenal ). RIRS memungkinkan diakukan untuk membuang batu. Batu yang terlihat dapat dimanipulasi dengan dihancurkan sehingga dapat keluar dari saluran kemih.

Keuntungan dari RIRS dibanding tehnik operasi lain seperti pembedahan terbuka dengan sayatan maupun PCNL (PERCUTANEOUS NEPHROLITHOTOMY) adalah  meminimalkan rasa nyeri paska operasi dan pemulihan yang lebih cepat sehingga waktu tinggal dirumah sakitnya juga lebih pendek, dengan komplikasi yang lebih rendah dibanding tehnik operasi yang lain. RSUD Margono Soekarjo Purwokerto merupakan rumah sakit pertama  milik Pemerintah di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Yogyakarta. Secara  Nasional no 3 setelah RSUD RAbdul Muis Samarinda dan RSUD Dr. Saeful Anwar Malang yang menggunakan RIRS sebagai salah satu  modalitas untuk Tata laksana batu ginjal.


Komentar Berita.

Belum ada komentar.

Pencarian Berita

Arsip Berita