Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

RSMS MENDAPAT BIMBINGAN TEKNIS SNARS EDISI I

Posted on 17 Juli 2018 07:35:44


Akreditasi rumah sakit di Indonesia  telah  mengalami beberapa kali  perubahan , diawali versi 1997 kemudian dilanjut versi 2012, dan sekarang ini akan dimulai menggunakan standar akreditasi rumah sakit SNARS Edisi I yang berlaku efektif di 2019. KARS selaku lembaga independen yang diberi kewenangan untuk mengakreditasi rumah sakit diseluruh Indonesia,  akan menggunakan SNARS edisi I telah mengacu pada prinsip-prinsip standar akreditasi dari ISQua,  Peraturan perUndang-Undangan termasuk pedoman dan panduan di tingkat nasional baik dari pemerintah maupun profesi yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan oleh Rumah Sakit di Indonesia ,Standar akreditasi JCI edisi 4 dan edisi 5 , Standar akreditasi rumah sakit KARS versi 2012 , serta hasil kajian, hasil survei dari standar dan elemen yang sulit dipenuhi oleh RS di Indonesia.

 

Pada awal 2019, RSMS akan melakukan survey reakreditasi dengan menggunakan SNARS I. Berbagai persiapan melalui sosialisasi kebijakan dan adaptasi prosedur standar sesuai kebijakan dan regulasi terbaru guna mendapatkan status akreditasi paripurna secara bertahap telah dilakukan. Untuk itu Serangkaian kegiatan bimbingan telah dilakukan pada tanggal 9 sampai 11 juli 2019, bertempat di Aula Direktur, di bimbing oleh Ns.Rumondang Pandjaitan, S.Kep dan  dilanjutkan pada tanggal 12-14 Juli oleh   dr. Joni, SpB. 

 

Pada bimbingan pertama, Ners Rumondang sangat terkesan dan mengapresiasi sistim pelayanan di RSMS, termasuk sistim pendaftaran online dan pemanfaatan sistem IT pada pengelolaan dokumen administrasi pasien. Melalui inovasi pelayanan kesehatan berbasis IT, RSMS semakin membuktikan perannya dalam peningkatan edukasi dan pemanfaatan IT bagi segenap lapisan masyarakat termasuk kelompok masyarakat perifer.  Pada bimbingan selanjutnya yang dilakukan oleh dr.Joni, SpB juga memberikan apresiasi terhadap rumah sakit milik Pemprov Jawa tengah ini. Proses bimbingan tidak hanya dilakukan di aula direktur, tetapi dilanjut dengan kunjungan lapangan dalam lingkup rumah sakit.

 

Dua Pembimbing KARS ini tidak sungkan berbagi ilmu dan berdiskusi untuk mendapatkan solusi alternatif guna mendapatkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan sejalan dengan akreditasi level paripurna.


Komentar Berita.

Belum ada komentar.

Pencarian Berita

Arsip Berita