Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

RSMS MENGIKUTI KOMPETISI INOVASI PELAYANAN PUBLIK

Posted on 02 Agustus 2018 06:10:09


Satu lagi, torehan prestasi diraih oleh Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah , RSUD Prof DR. Margono Soekarjo. Rumah sakit ini berhak mengikuti ajang kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 1- 2 agustus 2018 diruang  Rapat Gedung B lantai V Setda Provinsi Jawa Tengah,  setelah sebelumnya mampu menyisihkan peserta lainnya. Tersisa 20 peserta dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah Maupun OPD dalam lingkup Pemerintah Popinsi Jawa  tengah. Tidak mudah  bisa masuk dalam dua puluh peserta. Persaratan sangat ketat, Inovasi yang dibuat harus memuat unsur  latar belakang/analisis masalah, keunikan/kebaruan, implementasi ,dampak serta keberlanjutan dan replika, oleh karena itu perlu  kreatifitas dalam menciptakan inovasi pelayanan.


Pada perhelatan ini, RSMS diwakili oleh Wakil Direktur Penunjang dan Pendidikan, Ibu Nurekta Yulistriani, S.ST, M.Kes, Ibu Rimahayu, SKM, MM , Mudji Sri Utami, SKM, M.Kes dan Beta Sugaiarso, S.Kep.Ners. M.Kep. Keempatnya mempresentasikan inovasi pelayanan RSMS berupa “TELEAPIK”, kepanjangan dari TEyeng ndeLEng Antrian Pendaftaran lan poliklinIK, serta “RINDU” kepanjangan dari Rapport, Intention, Negotiation, Direct Sugestion, Utilization.


Keistimewaan TELEAPIK adalah tersedianya informasi antrian dalam aplikasi berbasis web dan android sehingga tidak ada penumpukan pasien dipendaftaran dan poliklinik karena pasien dapat mengetahui informasi antrian dimanapun dan kapanpun melalui aplikasi tersebut. Penurunanya sangat signifikan yaitu 48% meskipun jumlah pasien semakin meningkat. Inovasi ini juga mampu mendongkrak tingkat kedisiplinan dokter di poliklinik, dari semula hanya 20%  menjadi 88,98%, .Disamping itu komplain pasien maupun keluarganya secara otomatis berkurang drastis. Tercatat sebelum inovasi ini diberlakukan,  ada 18 komplain, jumlah ini berkurang menjadi 3 komplain. Disamping itu, secara garis besar keuntungan  TELEAPIK ini adalah mampu  mengurangi pasien menunggu antrian, terhindar dari potensi terjadinya infeksi nosokomial, meningkatkan kenyamanan ruang tunggu, meningkatnya disiplin dokter, dampak positipnya   pasien cepat mendapat pemeriksaan, sebagai goalnya adalah komplain pasien rawat jalan menurun dan meningkatnya kepuasan pasien.


Inovasi lainya adalah RINDU, sebagai solusi penjinak nyeri, penggugah senyum. Inovasi ini merupakan suatu ungkapan caring dengan menerapkan teknik manajemen nyeri non farmakologi. Metode ini merupakan kreasi dan inovasi untuk mengatasi masalah nyeri sedang (skala 4-6) secara numerik pada pasien kooperatif. Inovasi ini mudah, murah, efektif, efisien dan aplikatif. Keistimewaan inovasi RINDU ini adalah mampu menurunkan skala nyeri berat dari 21,10% menjadi 9,7%, nyeri sedang dari 57,10% menjadi 18, 50%. Dampak dari penggunaan inovasi RINDU ini adalah kepercayaan pasien meningkat, keluhan nyeri turun, dukungan keluarga meningkat, terjadinya efisiensi penggunaan obat anti nyeri dan menurunya pengadaan obat anti nyeri.
Dua inovasi ini telah mampu menarik rumah sakit lainnya untuk belajar bagaimana mengaplikasikan TELEAPIK dan RINDU pada pelayanan.Tidak hanya dari  jawa Tengah bahkan dari luar Jawa, seperti dari metro lampung, magetan, TubanNusa Tenggara Barat, Cirebon, Wonogiri, Bulukumba Kalimantan.


Pada akhirnya, menjadi juara bukan merupakan tujuan utama mengikuti lomba  ini, juara hanyalah bonus,  apalah arti kemenangan jika tidak berkorelasi dengan  meningkatnya mutu dan kualitas pelayanan. Kepuasan, kemudahan, kecepatan, keselamatan pasien merupakan tujuan utama dari semua inovasi yang RSMS lakukan selama ini. Karena pada hakekatnya,jika memudahkan urusan orang lain, kita juga akan dimudahkan dalam setiap urusan. Semoga RSMS selalu mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas  mulianya, menyehatkan masyarakat..


Amin……..


Komentar Berita.

Belum ada komentar.

Pencarian Berita

Arsip Berita