Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto
  rsmargono@jatengprov.go.id
    (0281)632708

Chat

RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Didik Masyarakat Atasi Penderita Gawat Darurat

Posted on 15 Juni 2015 07:23:44


Kali kesekian, Tim Basic Live Support (BLS) RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo melakukan kegiatan pelatihan kepada masyarakat diwilayah Barlingmascakeb. Pelatihan yang disebut Basic Live Support ini dilakukan untuk mengatasi situasi gawat darurat pada korban kecelakaan. Kegiatan yang merupakan agenda tahunan dan sebagai bentuk tanggung jawab agar masyarakat mampu mengatasi situasi darurat tersebut, mengikut sertakan banyak kalangan, seperti Pemuda Pancasila, karang taruna, PKK, masyarakat perhutani, dan lain lain dengan total peserta lebih 300 orang.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 3  sampai dengan 11 Juni 2015 ini berlangsung dibeberapa tempat, diantaranya di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, di kecamatan Rempoah dan di desa serang Purbalingga.

Pelatihan BLS penting dilakukan sebab masyarakat adalah pihak yang paling sering berhadapan langsung dan sebagai first responder atau pihak yang pertama kali menjumpai kasus kecelakaan. Nasib penderita biasanya ditentukan oleh fisrt responden ini. Jika first respondernya terlatih, biasanya nasib korban akan lebih baik, sebaliknya jika first  responden tidak mempunyai  pengetahuan penanganan korban kecelakaan, maka yang terjadi nasib korban bisa semakin buruk disebabkan oleh penanganan yang salah.

Berdasar pertimbangan tersebut, dan untuk menekan angka kesakitan maupun kematian, maka dirasa perlu rumah sakit terbesar di Jawa Tengah barat selatan ini melakukan kegiatan pelatihan bagaimana mengatasi situasi gawat darurat pada korban kecelakaan, baik lalu lintas maupun kecelakaan kerja. Materi yang diajarkan pada kegiatan BLS ini adalah sistim penanganan penderita gawat darurat terpadu, resusitasi jantung paru, balut bidai, evakuasi transportasi.

Berdasar hasil evaluasi, hampir seluruh peserta menyatakan puas dan berharap kegiatan pelatihan ini lebih sering dilakukan agar masyarakat mampu mengatasi situasi yang dapat mengancam nyawa.


Komentar Berita.

Belum ada komentar.

Pencarian Berita

Arsip Berita