# #
Jl. Dr. Gumbreg No.1 Purwokerto (0281)632708 rsmargono@jatengprov.go.id

Sering Lupa, Apakah Cuma Faktor Usia? Pahami 10 Tanda Pikun pada Lansia yang Tak Boleh Diabaikan!

Sering Lupa, Apakah Cuma Faktor Usia? Pahami 10 Tanda Pikun pada Lansia yang Tak Boleh Diabaikan!

PURWOKERTO — Menyambut momentum Hari Alzheimer Sedunia pada 21 September, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan otak lansia di sekitar kita. Sering kali kita memaklumi orang tua yang mulai pelupa dengan ucapan santai, "Ah, namanya juga sudah tua." Namun, benarkah semua bentuk pikun itu wajar?

Sesekali lupa memang bisa dialami siapa saja seiring bertambahnya usia. Namun, ketika lupa terjadi semakin sering, terasa mengganggu, dan mulai berdampak nyata pada aktivitas sehari-hari, hal tersebut bukanlah tanda penuaan biasa. Ingatan hari ini sangat berarti bagi masa depan mereka.

10 Tanda Pikun yang Perlu Diperhatikan

Untuk menjaga kualitas hidup dan kemandirian lansia, mari kenali 10 gejala awal yang perlu diwaspadai:

  1. Sering Mengulang: Lupa pada kejadian yang baru saja terjadi atau berulang kali menanyakan hal yang sama.
  2. Sulit Fokus: Kesulitan saat menghitung, merencanakan, atau memecahkan masalah sederhana.
  3. Sulit Melakukan Hal Familiar: Bingung menggunakan peralatan yang biasa dipakai atau menjalankan aktivitas yang sebelumnya sudah dikuasai.
  4. Bingung Waktu & Tempat: Lupa hari, tanggal, tahun, hingga tersesat di lokasi yang sebenarnya sudah sangat dikenal.
  5. Kesulitan Memahami Jarak/Ruang: Kesulitan membaca, memperkirakan jarak, atau mengenali hal-hal yang familiar.
  6. Sulit Menemukan Kata: Sering berhenti mendadak di tengah percakapan karena kesulitan mencari kata yang tepat.
  7. Menaruh Barang di Tempat Tidak Biasa: Meletakkan barang di tempat yang tidak semestinya (seperti meletakkan setrika di dalam kulkas) dan tidak ingat lokasinya.
  8. Mulai Salah Mengambil Keputusan: Kesulitan memilih pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca atau keliru saat bertransaksi.
  9. Menarik Diri dari Pergaulan: Kehilangan minat berkumpul, bersosialisasi, atau menjalankan hobi yang sebelumnya disukai.
  10. Perubahan Perilaku & Kepribadian: Menjadi lebih curiga, cemas, mudah marah, atau mengalami perubahan suasana hati yang tidak biasa.

Apakah Ini Pasti Alzheimer?

Jawabannya: Belum tentu! Terdapat berbagai kondisi medis lain yang dapat memicu gangguan daya ingat maupun perubahan perilaku pada lansia. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak mendiagnosis sendiri atau terburu-buru menganggap semua perubahan sebagai "pikun karena usia". Pemeriksaan dan evaluasi medis yang tepat oleh tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Dampingi dengan Sabar, Konsultasikan ke Ahlinya

Bila Anda mendapati tanda-tanda di atas pada anggota keluarga tercinta, jangan biarkan mereka melaluinya sendirian. Dampingi dengan sabar dan segera lakukan evaluasi medis.

Layanan Penanganan Gangguan Daya Ingat pada Lansia

Klinik Neuro Behavior Geriatri
Unit Geriatri dan Paviliun Abiyasa RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Provinsi Jawa Tengah

Dokter Subspesialis Konsultan Neuro Behavior Geriatri:
dr.
Muttaqien Pramudigdo, Sp.N, Subsp. NGD (K)

Mari bersama RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Provinsi Jawa Tengah mewujudkan lansia yang sehat, bahagia, dan tetap bermakna di usia senja!

Diskusi & Komentar

Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Arsip Berita